1.404 Orang Lulus IPDN, Tito Dorong Lulusan Ciptakan Kebijakan Berlandaskan Pengetahuan
Senin, 27 Juli 2026 - 21:14 WIB
Tito mengatakan, kelulusan para praja tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi harapan baru bagi Kementerian Dalam Negeri dan bangsa Indonesia dalam membangun birokrasi yang semakin profesional.
“Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan, jadi para wisudawan IPDN ini diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan, yang berlandaskan teori," kata Tito.
Khusus untuk wisudawan Program Sarjana Terapan, Mendagri berharap mereka mampu beradaptasi menerapkan ilmu pemerintahannya sesuai dengan kondisi masyarakat yang sangat variatif. Tito juga mengomentari terkait banyaknya request terhadap lulusan IPDN.
“Banyak kepala daerah yang sudah request lulusan IPDN, karena lulusan IPDN ini bukan hanya belajar akademik, mereka juga belajar kesamaptaan, jasmani, kesehatan, mental ideologi, nasionalisme, integritas, disiplin dan lain-lain. Itu yang membuat mereka banyak diminati. Nanti kita lihat apakah bisa dipenuhi semua, karena saya inginnya mereka belajar dulu di daerah lain di seluruh Indonesia," ungkapnya.
Dalam laporannya, Rektor IPDN Dr Halilul Khairi menyampaikan lulusan terbaik tahun ini dari Program vokasi Sarjana Terapan, lulusan terbaik diperoleh Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.IP asal pendaftaran Nusa Tenggara Timur dengan raihan IPK 3,84. "Dia juga berhak menerima penghargaan Kartika Astha Brata," ucapnya.
“Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan, jadi para wisudawan IPDN ini diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan, yang berlandaskan teori," kata Tito.
Khusus untuk wisudawan Program Sarjana Terapan, Mendagri berharap mereka mampu beradaptasi menerapkan ilmu pemerintahannya sesuai dengan kondisi masyarakat yang sangat variatif. Tito juga mengomentari terkait banyaknya request terhadap lulusan IPDN.
“Banyak kepala daerah yang sudah request lulusan IPDN, karena lulusan IPDN ini bukan hanya belajar akademik, mereka juga belajar kesamaptaan, jasmani, kesehatan, mental ideologi, nasionalisme, integritas, disiplin dan lain-lain. Itu yang membuat mereka banyak diminati. Nanti kita lihat apakah bisa dipenuhi semua, karena saya inginnya mereka belajar dulu di daerah lain di seluruh Indonesia," ungkapnya.
Dalam laporannya, Rektor IPDN Dr Halilul Khairi menyampaikan lulusan terbaik tahun ini dari Program vokasi Sarjana Terapan, lulusan terbaik diperoleh Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.IP asal pendaftaran Nusa Tenggara Timur dengan raihan IPK 3,84. "Dia juga berhak menerima penghargaan Kartika Astha Brata," ucapnya.
Lihat Juga :