Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB
Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin konservasi gajah di kawasan Asia. Foto/istimewa
JAKARTA - Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin konservasi gajah di kawasan Asia. Penilaian itu dikatakan oleh Ketua The International Union for Conservation of Nature (IUCN) SSC Asian Elephant Specialist Group Heidi Riddle yang mengapresiasi arah kebijakan Pemerintah Indonesia, termasuk melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Heidi berpendapat, selama bertahun-tahun Indonesia menunjukkan komitmen yang terus menguat dalam perlindungan gajah. Salah satu tonggaknya adalah penyelenggaraan Asian Elephant Range States Meeting di Jakarta pada 2017 yang menghasilkan Jakarta Declaration for Asian Elephant Conservation 2017.



"Dari perspektif global, Indonesia selama bertahun-tahun telah menunjukkan komitmen yang semakin kuat dalam konservasi gajah. Salah satu tonggak penting adalah ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Elephant Range States Meeting di Jakarta pada 2017 yang menghasilkan Jakarta Declaration for Asian Elephant Conservation 2017, deklarasi formal pertama yang disepakati bersama oleh seluruh negara sebaran gajah Asia sebagai komitmen regional untuk memperkuat konservasi gajah,” katanya di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

Baca juga: IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah

“Sejak saat itu Indonesia terus memperkuat berbagai kebijakan, mengembangkan pendekatan konservasi berbasis bentang alam (landscape based conservation), serta mendorong kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari strategi konservasi gajah,” tambah Heidi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!