KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Rabu, 15 Juli 2026 - 12:45 WIB
Dia juga mengingatkan bahwa pengalaman internasional menunjukkan penerapan e-voting tidak selalu menjadi solusi permanen. Sejumlah negara yang pernah menggunakannya, kata Ferry, justru kembali menerapkan mekanisme pemungutan suara secara manual setelah melakukan evaluasi terhadap sistem yang digunakan.
"Kami mengapresiasi langkah KPU yang mulai mengkaji e-voting sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu. Ke depan Indonesia memang dapat mengarah pada penguatan digital melalui e-voting, tetapi implementasinya harus dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kesiapan teknologi, regulasi, dan infrastruktur agar kepercayaan publik terhadap hasil pemilu tetap terjaga," tuturnya.
Sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu, Ferry menilai kajian e-voting tetap perlu dilanjutkan agar Indonesia memiliki kesiapan menghadapi perkembangan teknologi. Namun, menurut dia, implementasinya harus dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem yang telah berjalan, sebelum diterapkan secara nasional.
"Kami mengapresiasi langkah KPU yang mulai mengkaji e-voting sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu. Ke depan Indonesia memang dapat mengarah pada penguatan digital melalui e-voting, tetapi implementasinya harus dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kesiapan teknologi, regulasi, dan infrastruktur agar kepercayaan publik terhadap hasil pemilu tetap terjaga," tuturnya.
Sebagai bagian dari transformasi digital penyelenggaraan pemilu, Ferry menilai kajian e-voting tetap perlu dilanjutkan agar Indonesia memiliki kesiapan menghadapi perkembangan teknologi. Namun, menurut dia, implementasinya harus dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem yang telah berjalan, sebelum diterapkan secara nasional.
(rca)
Lihat Juga :