Target Test PCR Belum Penuhi Target, Sehari Baru Bisa 7.000 Spesimen

Selasa, 05 Mei 2020 - 07:31 WIB
Menurutnya, jika kapasitas sumber daya manusia (SDM) di laboratorium ditingkatkan dan dibantu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maka akan memperbanyak jam kerja laboratorium. “Kita harapkan paling tidak bisa 16 jam. Jadi kalau sudah bisa 16 jam dari yang sekarang 8 jam, berarti sudah di atas 12.000 karena reagen tersedia. Kemudian, komponen-komponen untuk mendukung tes swab juga semuanya sudah tersedia,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Korona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan 89 laboratorium di seluruh Indonesia siap digunakan untuk melakukan pemeriksaan PCR Real Time sebagai upaya mencari kasus positif Covid-19 di Indonesia.

“Sebanyak 89 laboratorium untuk PCR Real Time sudah kita inventarisasi, dan mulai kita siapkan agar seluruhnya bisa beroperasi,” ungkapnya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kemarin.

Yuri mengatakan pemerintah melalui Gugus Tugas juga terus mendatangkan reagen untuk pemeriksaan PCR Real Time, sehingga reagen ini cukup untuk pengujian hingga satu bulan ke depan.

“Pengujian sampel harus kita laksanakan terus secara masif. Dan Gugus Tugas mengupayakan untuk mewujudkan upaya masif ini, dengan kemudian bisa mendatangkan reagen untuk pemeriksaan PCR Real Time yang kita harus impor dari luar negeri. Kita bersyukur bahwa kondisi yang ada sekarang sudah membuat kita cukup untuk mengantisipasinya, setidak-tidaknya sampai dengan satu bulan ke depan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!