354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:11 WIB
"Hari ini adalah wasilah untuk menghidupkan sunah Rasulullah melalui ikhtiar mencari pasangan hidup. Kalau niatnya karena Allah dan mengikuti sunah nabi, maka kehadiran kita di tempat ini sudah mengandung keberkahan dan pahala," ujar Abu.
Peserta tidak hanya dipertemukan untuk saling mengenal, tetapi juga dibimbing memahami bahwa pernikahan merupakan amanah yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan disusun melalui sesi perkenalan, pendalaman komunikasi, hingga muhasabah agar peserta dapat mengenal calon pasangan secara lebih bertanggung jawab.
Dia juga mengingatkan ta'aruf merupakan bagian dari ajaran Islam yang mengedepankan adab dan kemuliaan. Mengutip Al-Qur'an, Abu mengatakan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. "Ta'aruf bukan sekadar saling berkenalan, tetapi jalan untuk saling memahami dengan cara yang makruf dan menjaga kehormatan masing-masing," tuturnya.
Abu berharap kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah sehingga semakin banyak generasi muda menempuh jalan pernikahan secara sah, tercatat, dan bertanggung jawab. Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang terus mendorong penguatan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi menuturkan tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang ta'aruf yang terpercaya dan didampingi. Hingga sebelum kegiatan dimulai, sebanyak 354 peserta telah mendaftar dan jumlah tersebut terus bertambah melalui pendaftaran langsung di lokasi.
Peserta tidak hanya dipertemukan untuk saling mengenal, tetapi juga dibimbing memahami bahwa pernikahan merupakan amanah yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan disusun melalui sesi perkenalan, pendalaman komunikasi, hingga muhasabah agar peserta dapat mengenal calon pasangan secara lebih bertanggung jawab.
Dia juga mengingatkan ta'aruf merupakan bagian dari ajaran Islam yang mengedepankan adab dan kemuliaan. Mengutip Al-Qur'an, Abu mengatakan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. "Ta'aruf bukan sekadar saling berkenalan, tetapi jalan untuk saling memahami dengan cara yang makruf dan menjaga kehormatan masing-masing," tuturnya.
Abu berharap kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah sehingga semakin banyak generasi muda menempuh jalan pernikahan secara sah, tercatat, dan bertanggung jawab. Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang terus mendorong penguatan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi menuturkan tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang ta'aruf yang terpercaya dan didampingi. Hingga sebelum kegiatan dimulai, sebanyak 354 peserta telah mendaftar dan jumlah tersebut terus bertambah melalui pendaftaran langsung di lokasi.
Lihat Juga :