Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Minggu, 28 Juni 2026 - 10:32 WIB
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan tenaga kesehatan dapat bekerja dengan aman, tanpa tekanan maupun intimidasi. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan jabatan atau kekuasaan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tegas Ninik di Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh ini menegaskan, tindakan intimidatif terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Terlebih, salah satu pihak yang diduga terlibat, Norbertus Tubani, merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Kami sangat menyayangkan tindakan biadab seperti itu, siapa pun pelakunya. Tidak ada ruang bagi tindakan intimidasi terhadap tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan," ujarnya.
Lihat video: KRISIS TENAGA MEDIS! Ketum PB IDI Beberkan Fakta Indonesia Kekurangan Dokter!
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh ini menegaskan, tindakan intimidatif terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Terlebih, salah satu pihak yang diduga terlibat, Norbertus Tubani, merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Kami sangat menyayangkan tindakan biadab seperti itu, siapa pun pelakunya. Tidak ada ruang bagi tindakan intimidasi terhadap tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan," ujarnya.
Lihat video: KRISIS TENAGA MEDIS! Ketum PB IDI Beberkan Fakta Indonesia Kekurangan Dokter!
Lihat Juga :