Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi

Senin, 08 Juni 2026 - 21:55 WIB
PDMI juga menyoroti kebutuhan tenaga medis di Indonesia yang masih cukup tinggi. Di tengah kebutuhan tersebut, organisasi tersebut menilai para dokter muda yang telah menyelesaikan sebagian besar tahapan pendidikan seharusnya memperoleh kesempatan yang adil untuk menuntaskan proses kompetensi mereka.

"Kami mendukung peningkatan standar kompetensi dokter. Namun, peningkatan kualitas tidak boleh menghilangkan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi peserta yang telah menempuh seluruh proses pendidikan," kata Dedy.

Selain melaporkan persoalan tersebut ke Ombudsman RI, PDMI juga berencana membawa isu tersebut ke forum-forum pengawasan publik dan legislatif (Komisi XIII DPR RI). Organisasi itu berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang memberikan jalan keluar bagi para dokter muda tanpa mengabaikan standar mutu pelayanan kesehatan.

Menurut data yang disampaikan PDMI, sejak akses pendaftaran ujian kompetensi ditutup bagi peserta yang dianggap melewati batas masa studi tertentu, ratusan dokter muda di sejumlah kampus telah terdampak. Mereka kini menunggu kejelasan mengenai mekanisme penyelesaian pendidikan dan status profesi yang akan mereka jalani ke depan.

PDMI berharap Ombudsman RI dapat melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap kebijakan yang dipersoalkan tersebut. Organisasi itu meyakini bahwa penyelesaian yang adil tidak hanya penting bagi para dokter muda, tetapi juga bagi upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan nasional yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!