Luhut vs Said Didu, Pengamat Hukum: Saling Tak Mau Kehilangan Muka

Senin, 04 Mei 2020 - 22:11 WIB
“Mereka yang menghina Anda, belum tentu lebih baik dari pada Anda. Tidak ada orang yang akan menjadi hina kalau dia dihina,” kata dia.

Refly pun mencoba membandingkan dengan cuitan Faisal Basri melalui akun Twitter-nya @FaisalBasri. “Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19,” tulisnya pada 3 April lalu.

Berdasarkan hal itu, Refly mempertanyakan kenapa sikap Luhut tidak melakukan hal sama ke Faisal Basri seperti Said Didu. Padahal menurutnya, pernyataan ekonom tersebut lebih keras.

“Faisal Basri memberikan statement yang menurut saya jauh lebih keras tetapi ia tidak dipersoalkan,” tandas Refly.

Kendati demikian, eks Komisaris Pelindo I itu tidak mendukung kasus tersebut sampai adu mengadu ke wilayah hukum. Sebab, menurutnya perseteruan itu tidak produktif dan ada terlalu banyak persoalan bangsa ini yang harus diselesaikan ketimbang masalah tersebut.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!