Menlu Sugiono Kecam Penyiksaan 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel
Jum'at, 22 Mei 2026 - 09:45 WIB
"Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan lancar sehingga mereka dapat kembali dengan selamat dan sesegera mungkin," jelas Sugiono.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Konsul Jenderal (Konjen) RI di Istanbul Darianto Harsono menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 seusai diculik Israel di perairan International. Darianto menyampaikan, para WNI dalam kondisi sehat.
"Kami Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul. Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF, telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat," ujar Darianto dalam video yang diposting Menlu RI Sugiono, Kamis (21/5/2026).
Darianto mengungkapkan, para WNI mengalami kekerasan fisik selama diculik dan ditahan oleh militer Israel, salah satunya seperti ditendang, dipukul hingga disetrum. "Walaupun mereka selama tiga hingga empat hari mengalami kekerasan fisik; ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Konsul Jenderal (Konjen) RI di Istanbul Darianto Harsono menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 seusai diculik Israel di perairan International. Darianto menyampaikan, para WNI dalam kondisi sehat.
"Kami Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul. Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF, telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat," ujar Darianto dalam video yang diposting Menlu RI Sugiono, Kamis (21/5/2026).
Darianto mengungkapkan, para WNI mengalami kekerasan fisik selama diculik dan ditahan oleh militer Israel, salah satunya seperti ditendang, dipukul hingga disetrum. "Walaupun mereka selama tiga hingga empat hari mengalami kekerasan fisik; ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum," ungkapnya.
(zik)
Lihat Juga :