Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Kamis, 21 Mei 2026 - 06:37 WIB
Terorisme selama ini identik dengan jaringan, organisasi, atau aksi yang terlihat. “Gamifikasi kekerasan akan memahami soal bagaimana ancaman terbentuk, berkembang, lalu bertransformasi di tengah ekosistem digital yang bergerak cepat,” katanya.
Ancaman ekstremisme modern semakin bersifat cair, tidak selalu terikat struktur formal, dan seringkali berkembang melalui jejaring digital yang sulit dipetakan dengan pendekatan konvensional.
Karena itu, buku ini menekankan pentingnya deteksi dini, literasi digital, perlindungan anak, penguatan sekolah, keluarga, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari strategi pencegahan jangka panjang.
Di sisi lain, Dedi menekankan soal negara tidak boleh hanya hadir saat ancaman sudah membesar. "Pencegahan harus datang lebih awal, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang dilakukan secara terukur," ujarnya.
Ancaman ekstremisme modern semakin bersifat cair, tidak selalu terikat struktur formal, dan seringkali berkembang melalui jejaring digital yang sulit dipetakan dengan pendekatan konvensional.
Karena itu, buku ini menekankan pentingnya deteksi dini, literasi digital, perlindungan anak, penguatan sekolah, keluarga, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari strategi pencegahan jangka panjang.
Di sisi lain, Dedi menekankan soal negara tidak boleh hanya hadir saat ancaman sudah membesar. "Pencegahan harus datang lebih awal, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang dilakukan secara terukur," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :