Roy Suryo Ungkap Kejanggalan Baru Ijazah Jokowi: Bukan Gadjah Mada, tapi Gajhaj Adam
Sabtu, 25 April 2026 - 21:56 WIB
Pakar telematika sekaligus tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, mengungkapkan adanya temuan baru kejanggalan ijazah Jokowi. Foto/Niko Prayoga
JAKARTA - Pakar telematika sekaligus tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo , mengungkapkan adanya temuan kejanggalan ijazah Jokowi. Hal itu terungkap setelah dirinya bersama salah seorang peneliti yang akrab disapa Topi Merah menemukan bahwa tulisan nama universitas pada barang bukti ijazah yang ditampilkan Rismon Sianipar tersebut tidak sesuai.
Momen itu terjadi saat dirinya diundang dalam Rakyat Bersuara iNews pada Selasa, 21 April 2026. Saat itu, Rismon Sianipar menampilkan barang bukti ijazah Jokowi yang disebut didapat dari Dian Sandi. Ia menemukan bahwa tulisan nama universitas dalam embos barang bukti ijazah tersebut berbeda dengan nama asli universitas yang seharusnya Universitas Gadjah Mada, tetapi malah tertulis Universitas Gajhaj Adam.
"Yaitu bukan, di embosnya itu bukan Universitas Gadjah Mada, tapi Universitas Gajhaj Adam," kata Roy dalam konferensi pers di Larazeta Resto, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Babak Baru Keadilan untuk Dokter Tifa dan Roy Suryo
Momen itu terjadi saat dirinya diundang dalam Rakyat Bersuara iNews pada Selasa, 21 April 2026. Saat itu, Rismon Sianipar menampilkan barang bukti ijazah Jokowi yang disebut didapat dari Dian Sandi. Ia menemukan bahwa tulisan nama universitas dalam embos barang bukti ijazah tersebut berbeda dengan nama asli universitas yang seharusnya Universitas Gadjah Mada, tetapi malah tertulis Universitas Gajhaj Adam.
"Yaitu bukan, di embosnya itu bukan Universitas Gadjah Mada, tapi Universitas Gajhaj Adam," kata Roy dalam konferensi pers di Larazeta Resto, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Babak Baru Keadilan untuk Dokter Tifa dan Roy Suryo
Lihat Juga :