Tekan Angka Kematian, Doni Monardo Imbau Kepala Daerah Lindungi Kelompok Rentan

Sabtu, 19 September 2020 - 13:17 WIB
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Doni Monardo kembali menegaskan bahwa COVID-19 ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 , Doni Monardo kembali menegaskan bahwa COVID-19 ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan. Terutama masyarakat yang berusia lebih dari 47 tahun yang disertai dengan penyakit penyerta (komorbid).

“Setelah sekian bulan kita semakin tahu bahwa COVID-19 ini sangat membahayakan. COVID-19 ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan. Saya ulangi lagi, ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kelompok rentan. Saya tidak akan pernah bosan menyebutkan kalimat ini,” ujar Doni dalam Webinar Nasional ‘Dokterku Sayang, Dokterku Berjuang’ secara virtual, Sabtu (19/9/2020). (Baca juga: Kaji Kematian Petugas Kesehatan, PB IDI Kesulitan Akses Data Rumah Sakit)



Kenapa? Doni menjelaskan faktanya mereka yang masih muda, mereka yang masih berusia di bawah 46 tahun dan tidak ada komorbid hampir 100% sembuh dari COVID-19. “Kalau boleh saya katakan 100% itu sembuh, sembuh. Ada yang sembuhnya 7 hari, dua minggu, paling lama satu bulan sembuh. Karena banyak sekali prajurit TNI dan Polri yang terpapar COVID-19 karena mereka masih muda, mereka apa namanya tidak ada penyakit penyerta akhirnya sembuh.”

“Tetapi apa yang terjadi, mereka yang punya komorbid di atas 47 tahun adalah korban terbanyak, 85%. Bahkan di Jawa Timur yang disampaikan oleh Ibu Gubernur Jawa Timur 91,9% yang wafat itu adalah penderita komorbid. Dan yang tertinggi adalah diabet,” lanjut Doni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!