Hasto PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi
Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB
"Kalau kita kritik pemerintah, bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru ketika kita kritik pada pemerintah karena kita sayang, cinta tanah air kepada Republik ini," jelasnya.
Maka dari itu, kata dia, dengan belajar narasi pembebasan dari Konferensi Asia Afrika (KAA), Hasto meminta seluruh kader tidak hanya menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia bagi dunia, tapi juga menjadi sumber keteladanan bahwa perbedaan-perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat rasa cinta tanah air untuk kemajuan bangsa, itu bukan hal yang diharamkan, tetapi itu penting dalam hal demokrasi.
"Semua harus kita perjuangkan demi sehatnya Indonesia di dalam mencapai tujuan bernegara. Narasi pembebasan itulah yang kita temukan di dalam seminar ini," pungkasnya.
Diketahui, sejumlah pengamat yang dikenal kritis terhadap pemerintah dilaporkan ke polisi. Mereka antara lain Ubedilah Badrun, Islah Bahrawi, Saiful Mujani, dan Feri Amsari.
Maka dari itu, kata dia, dengan belajar narasi pembebasan dari Konferensi Asia Afrika (KAA), Hasto meminta seluruh kader tidak hanya menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia bagi dunia, tapi juga menjadi sumber keteladanan bahwa perbedaan-perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat rasa cinta tanah air untuk kemajuan bangsa, itu bukan hal yang diharamkan, tetapi itu penting dalam hal demokrasi.
"Semua harus kita perjuangkan demi sehatnya Indonesia di dalam mencapai tujuan bernegara. Narasi pembebasan itulah yang kita temukan di dalam seminar ini," pungkasnya.
Diketahui, sejumlah pengamat yang dikenal kritis terhadap pemerintah dilaporkan ke polisi. Mereka antara lain Ubedilah Badrun, Islah Bahrawi, Saiful Mujani, dan Feri Amsari.
(zik)
Lihat Juga :