Purnatugas dari MK, Anwar Usman: Putusan Nomor 90 Bukan Pintu Buat Gibran, demi Anak Muda
Senin, 13 April 2026 - 23:53 WIB
"Saya plong. Makanya tadi sambutan saya, saya ibarat meninggalkan MK ini seperti bayi, seperti kertas putih tanpa ada catatan," ungkapnya.
Anwar Usmanjuga menyinggung kembali isu yang pernah berkembang terkait putusan itu, termasuk tuduhan adanya cawe-cawe yang ia nilai tidak berdasar. Anwar Usman berharap publik dapat mencermati kembali berbagai fakta hukum, termasuk putusan PTUN dan putusan MKMK terkait, agar tidak terjebak pada asumsi.
"Yang pasti hari ini saya ibarat bayi baru lahir. Nggak ada beban, nama baik saya, harkat martabat sudah dikembalikan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara," ujar Anwar.
Terkait kekerabatannya dengan Gibran, Anwar menepis anggapan adanya hubungan khusus yang memengaruhi putusannya. Ia mengungkapkan bahwa frekuensi pertemuannya dengan Wakil Presiden tersebut sangat terbatas dan terjadi hanya dalam situasi yang formal atau kekeluargaan.
Anwar Usman menambahkan pertemuan di antara keduanya bisa dihitung dengan jari, yakni hanya saat momen pernikahan dan pertemuan insidental dalam perjalanan. Selain itu, jika ada acara di Solo, kehadirannya pun tidak selalu bertepatan dengan jadwal Gibran.
"Sampai hari ini, yang namanya Gibran sebagai Wapres, baru berapa kali ketemu saya," jelas dia.
Anwar Usmanjuga menyinggung kembali isu yang pernah berkembang terkait putusan itu, termasuk tuduhan adanya cawe-cawe yang ia nilai tidak berdasar. Anwar Usman berharap publik dapat mencermati kembali berbagai fakta hukum, termasuk putusan PTUN dan putusan MKMK terkait, agar tidak terjebak pada asumsi.
"Yang pasti hari ini saya ibarat bayi baru lahir. Nggak ada beban, nama baik saya, harkat martabat sudah dikembalikan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara," ujar Anwar.
Terkait kekerabatannya dengan Gibran, Anwar menepis anggapan adanya hubungan khusus yang memengaruhi putusannya. Ia mengungkapkan bahwa frekuensi pertemuannya dengan Wakil Presiden tersebut sangat terbatas dan terjadi hanya dalam situasi yang formal atau kekeluargaan.
Anwar Usman menambahkan pertemuan di antara keduanya bisa dihitung dengan jari, yakni hanya saat momen pernikahan dan pertemuan insidental dalam perjalanan. Selain itu, jika ada acara di Solo, kehadirannya pun tidak selalu bertepatan dengan jadwal Gibran.
"Sampai hari ini, yang namanya Gibran sebagai Wapres, baru berapa kali ketemu saya," jelas dia.
(cip)
Lihat Juga :