Bakal Revisi Penelitian Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa-bawa Nama Albert Einstein dan Isaac Newton
Rabu, 01 April 2026 - 21:58 WIB
Rismon menegaskan bahwa merevisi penelitian atau temuan merupakan hak peneliti. Oleh sebab itu, ia menilai seharusnya dirinya tidak dipersepsi menjadi pembelot.
"Kenapa Rismon nggak boleh? Kenapa Rismon dilabel sebagai pembelot? Itu hak saya. Jadi kalau peneliti lain, ilmuwan lain, boleh merevisi temuannya kok," tegas dia.
"Bahkan 10 tahun lagi mungkin ada yang merevisi temuan Newton atau Einstein," imbuh Rismon.
Rismon menyebut perubahan sikap dirinya dan penelitiannya terhadap ijazah Jokowi seharusnya tidak digoreng untuk mempolitisasi sesuatu. Yang jelas, tambah Rismon, dirinya melakukan revisi penelitian merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai peneliti.
"Einstein sempat menertawakan temuan hukum termodinamika atau hukum mekanika dari Newton. Kenapa Rismon nggak? Jadi jangan dibawa-bawa ini, saya tidak mau masalah ini digoreng-goreng ke arah politik," pungkasnya.
"Kenapa Rismon nggak boleh? Kenapa Rismon dilabel sebagai pembelot? Itu hak saya. Jadi kalau peneliti lain, ilmuwan lain, boleh merevisi temuannya kok," tegas dia.
"Bahkan 10 tahun lagi mungkin ada yang merevisi temuan Newton atau Einstein," imbuh Rismon.
Rismon menyebut perubahan sikap dirinya dan penelitiannya terhadap ijazah Jokowi seharusnya tidak digoreng untuk mempolitisasi sesuatu. Yang jelas, tambah Rismon, dirinya melakukan revisi penelitian merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai peneliti.
"Einstein sempat menertawakan temuan hukum termodinamika atau hukum mekanika dari Newton. Kenapa Rismon nggak? Jadi jangan dibawa-bawa ini, saya tidak mau masalah ini digoreng-goreng ke arah politik," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :