Puspom TNI Masih Proses Penyidikan Keterlibatan 4 Prajurit yang Siram Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus

Senin, 23 Maret 2026 - 23:43 WIB
Seperti diberitakan, 4 prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus berasal dari Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Para terduga itu diserahkan langsung Denma BAIS TNI ke Puspom TNI pada Rabu (18/3/2026).

Empat prajurit yang terlibat yaitu Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, serta Serda ES. Mereka berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Andrie dilarikan ke RSCM akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengenai wajah dan beberapa bagian tubuhnya. Dia datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3/2026) dengan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.

Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.

Dari pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20% pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi itu menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!