Bawaslu Waspadai Pengumpulan Massa saat Penetapan Paslon

Jum'at, 18 September 2020 - 08:26 WIB
Pilkada Serentak 2020 ini dilaksanakan di 270 daerah. Waktu pemungutan suaranya pada 9 Desember 2020. Rahmat Bagja mengatakan, penyelenggara sempat dibuat was-was karena ada beberapa calon kepala daerah (cakada) yang datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam keadaan positif Covid-19. (Baca juga: Aturan Kampanye Terbuka Pilkada Harus Direvisi)

“Menurut PKPU, bisa dilakukan video conference. Itu sudah diatur. Akan tetapi yang bersangkutan tetap hadir secara fisik. Kami mengingatkan KPU dan paslon untuk tidak mengulang pengumpulan massa pada penetapan dan pengundian nomor urut,” ujar pria lulusan Universitas Indonesia (UI) itu.

Setelah peristiwa pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) yang diwarnai banyak pelanggaran, Bawaslu segera membentuk tim untuk penegakan protokol kesehatan. Namun, Bawaslu tidak bisa masuk dalam pidana pemilihan. “Kami terus ke kepolisian untuk menindak secara pidana melalui undang-undang lain,” tandasnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!