Presiden Prabowo dan Relasi Kolaboratif Umara dan Ulama

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:01 WIB
Presiden dalam dua forum penting keagamaan tersebut secara eksplisit menekankan pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama secara simultan. Kerjasama dua entitas tersebut memiliki makna strategis bagi Indonesia yang notabene merupakan negara yang berpenduduk beragama Islam terbesar di dunia dengan populasi 87% dari total penduduk Indonesia ini.

Tujuan Bernegara



Kolaborasi antara umara dan ulama tak lain dimaksudkan untuk mewujudkan mandat konstitusi sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 yakni mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Pemerintahan Prabowo Subianto melalui Asta Cita telah merumuskan program kerja prioritas yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam rangka menunaikan mandat konstitusi sebagaimana tertuang dalam UUD 1945.

Sejumlah kebijakan yang dalam satu tahun terakhir ini digulirkan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat (SR), pengecekan kesehatan gratis, dan lain-lain secara esensial merupakan program yang langsung menyasar pada hak dasar warga negara. Catatan yang muncul terhadap program tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan program agar lebih baik dan berdampak optimal bagi publik.

Kolaborasi umara dan ulama memiliki makna penting sebagai manifestasi dari keterlibatan civil society dalam proses pembangunan. Masyarakat sipil yang merupakan entitas di luar negara memiliki andil yang tak kalah penting dalam mengawal jalannya pemerintahan. Peran ulama yang memiliki core bussiness pada penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan pesantren sekaligus jangkar dalam menjaga bagi moralitas warga bangsa.

Langkah dan komitmen Presiden terhadap entitas agama mengukuhkan eksistensi Indonesia sebagai negara yang berketuhanan. Nilai luhur ketuhanan menjadi kompas dalam mengayuh perjalanan republik ini yang dilakukan kolaboratif bersama umara dan ulama.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!