Danantara, Moody's, dan Harga Kepastian

Minggu, 08 Februari 2026 - 16:12 WIB

4) Validasi eksternal: audit, rating, dan pelaporan

Kabar baik ada juga yaitu Danantara Investment Management telah dinilai sebagai entitas terkait pemerintah oleh lembaga pemeringkat, dengan peringkat yang disejajarkan dengan sovereign dalam analisis Fitch. Ini bisa jadi jangkar kepercayaan—asal ditopang transparansi dan akuntabilitas nyata, bukan sekadar cap rating.

Penutup



Moody’s tidak sedang menyatakan ekonomi Indonesia lemah atau bermasalah; lembaga itu sedang mengingatkan bahwa ekonomi yang kuat bisa kehilangan momentum bila tata kelola kebijakan membuat investor menebak-nebak. Di sisi fundamental, Indonesia punya modal: pertumbuhan 2025 menguat, inflasi terkendali, stabilitas sistem keuangan dijaga bank sentral.

Maka PR-nya jelas: mengubah Danantara dari gagasan besar menjadi institusi yang “terbaca”, terukur, dan terawasi. Bila itu dilakukan—dengan disiplin fiskal yang tidak berubah-ubah—narasi pasar akan berbalik: dari “ketidakpastian pendanaan dan tata kelola” menjadi “inovasi kelembagaan yang memperdalam investasi nasional”. Dan itulah cara paling elegan untuk menjaga kredibilitas makroekonomi: bukan dengan menyangkal kekhawatiran, melainkan dengan mempersempit ruang abu-abu sampai habis.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!