Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:48 WIB
Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa menekankan upaya memerangi penyakit kusta harus dilakukan bersama lewat pendekatan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Duta Besar Kehormatan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa berkomitmen memberantas penyebaran penyakit kusta di Indonesia. Lewat Sasakawa Health Foundation (SHF), pria berusia 87 tahun itu menekankan upaya memerangi penyakit kusta harus dilakukan bersama lewat pendekatan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan.

"Yang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi dan memberi mereka simpati. Saya juga berharap kita bersama-sama dalam melakukan pendekatan demi menghilangkan kusta dengan baik," kata Yohei Sasakawa dalam acara Media Briefing di Wisma Habibi-Ainun, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Baca juga: Prevalensi Kusta pada Anak Tinggi, Ini Upaya Kemenkes



Sasakawa sangat memperhatikan penyebaran penyakit ini di Indonesia. Pasalnya, Indonesia menjadi negara top 3 terbanyak penderita kusta. Penyebaran kusta diperparah dengan minimnya edukasi masyarakat bahwa kusta bisa disembuhkan dan bukan penyakit yang mudah menular.

"Sebagaimana kita tahu kusta memiliki tanda-tanda medis dan juga mendapat masalah stigma karena banyak diskomunikasi yang harus diatasi. Saya juga berharap kita bersama-sama dalam melakukan pendekatan demi menghilangkan kusta dengan baik," kata Sasakawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!