Perluas Dakwah Kultural, Kemenag Luncurkan Platform FilmIslami
Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:28 WIB
Ditjen Bimas Islam Kemenag meluncurkan platform video on-demand gratis FilmIslami.Kemenag.go.id di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Rabu (17/12/2025). Foto/Dok. SindoNews
TANGSEL - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan platform video on-demand gratis FilmIslami.Kemenag.go.id sebagai upaya menghadirkan konten keislaman yang relevan dengan budaya populer generasi muda. Platform ini menjadi etalase terkurasi film-film islami yang dapat diakses publik kapan saja dan di mana saja.
Peluncuran dilakukan Ditjen Bimas Islam Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Rabu (17/12/2025). Inisiatif ini merespons hasil berbagai riset yang menunjukkan bahwa Generasi Z dan Alpha sangat lekat dengan film, musik, olahraga, serta media digital sebagai rujukan utama budaya populer. Baca juga: 15 Rekomendasi Film Bertema Islami Terbaik, Cocok Ditonton Selama Ramadhan
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, pendekatan bimbingan keagamaan perlu menyesuaikan diri dengan ekosistem konsumsi generasi muda. “Anak-anak seusia kalian ini hidup dengan pop culture—film, musik, olahraga, dan media sosial. Karena itu, bimbingan keagamaan harus hadir di ruang yang mereka akses setiap hari,” katanya.
Menurut Abu, FilmIslami.Kemenag.go.id bukan sekadar kanal pemutaran film, melainkan bagian dari strategi membangun ekosistem kreatif. Kemenag membuka ruang kolaborasi dengan komunitas film dan sinematografi melalui berbagai skema, seperti lomba dan hibah prestasi, untuk mendorong lahirnya karya yang bermanfaat dan relevan dengan nilai-nilai keislaman.
Peluncuran dilakukan Ditjen Bimas Islam Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Rabu (17/12/2025). Inisiatif ini merespons hasil berbagai riset yang menunjukkan bahwa Generasi Z dan Alpha sangat lekat dengan film, musik, olahraga, serta media digital sebagai rujukan utama budaya populer. Baca juga: 15 Rekomendasi Film Bertema Islami Terbaik, Cocok Ditonton Selama Ramadhan
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, pendekatan bimbingan keagamaan perlu menyesuaikan diri dengan ekosistem konsumsi generasi muda. “Anak-anak seusia kalian ini hidup dengan pop culture—film, musik, olahraga, dan media sosial. Karena itu, bimbingan keagamaan harus hadir di ruang yang mereka akses setiap hari,” katanya.
Menurut Abu, FilmIslami.Kemenag.go.id bukan sekadar kanal pemutaran film, melainkan bagian dari strategi membangun ekosistem kreatif. Kemenag membuka ruang kolaborasi dengan komunitas film dan sinematografi melalui berbagai skema, seperti lomba dan hibah prestasi, untuk mendorong lahirnya karya yang bermanfaat dan relevan dengan nilai-nilai keislaman.
Lihat Juga :