PPATK Temukan Transaksi Mencurigakan Bidang SDA di Sumatera
Selasa, 16 Desember 2025 - 15:56 WIB
"Total perputaran dana dari register terkait kasus perkebunan sawit, batubara, emas, kehutanan, nikel, perkebunan sawit lagi, ada pertambangan, ada timah itu Rp1.767 triliun," ungkapnya.
Terdapat berbagai macam modus yang dilakukan para pelaku usaha di sektor SDA. Contohnya, pinjaman dari bank senilai Rp16 triliun sebagai modal investasi dan eksplorasi. Adapun dampak nyata masifnya transaksi itu berbanding lurus dengan masifnya kerusakan alam.
"Dari para pihak yang melakukan eksplorasi sumber daya alam, PPATK menemukan mereka mendapat dari satu bank saja mereka mendapatkan fasilitas pinjaman Rp16 triliun. Jadi ketika PPATK lihat amati transaksinya, dia mendapatkan kredit, dijadikan modal kerja investasi, lalu melakukan eksplorasi, kemudian uangnya lari keluar. Kalau data tadi kelihatan uangnya sampai lari sekitar Rp300 triliun dan ada memang masuk lagi dan itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan capital outflownya," ujar Ivan.
Terdapat berbagai macam modus yang dilakukan para pelaku usaha di sektor SDA. Contohnya, pinjaman dari bank senilai Rp16 triliun sebagai modal investasi dan eksplorasi. Adapun dampak nyata masifnya transaksi itu berbanding lurus dengan masifnya kerusakan alam.
"Dari para pihak yang melakukan eksplorasi sumber daya alam, PPATK menemukan mereka mendapat dari satu bank saja mereka mendapatkan fasilitas pinjaman Rp16 triliun. Jadi ketika PPATK lihat amati transaksinya, dia mendapatkan kredit, dijadikan modal kerja investasi, lalu melakukan eksplorasi, kemudian uangnya lari keluar. Kalau data tadi kelihatan uangnya sampai lari sekitar Rp300 triliun dan ada memang masuk lagi dan itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan capital outflownya," ujar Ivan.
(jon)
Lihat Juga :