Anggota DPR Ida Fauziyah Dorong Pemerintah Beri Solusi Hunian Layak untuk Warga Jakarta
Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:49 WIB
Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, perumahan menjadi isu strategis menuju kota global. Namun harga rumah di Jakarta terus naik. Karena itu, ia ingin ada solusi kongkret dari pemerintah, sehingga warga Jakarta memiliki kemampuan untuk memiliki rumah.
"Perumahan ini menjadi isu strategis bagi Jakarta yang ingin menjadi kota Global. Pemerintah harus mampu memberikan solusi bagi warganya sehingga mereka mempunyai hunian yang layak dan terjangkau," katanya.
Acara Berani Berdaya series ke-3 ini menghadirkan sejumlah narasumber. Antara lain Marsha Chairuddin (warga Kampung Susun Kunir), Andri Hari Rochyanto (Direktur Penyiapan Lahan, Perizinan dan Penghunian Perumahan Perdesaan di Kementerian PKP), Cipta Aditya (Kabid PLH Bapedda DKI Jakarta), dan Sapta Satria Putra (Kepala Subkelompok Peningkatan Kualitas Permukiman Dinas PRKP DKI Jakarta).
Andri Hari Rochyanto menilai Jakarta adalah etalase Indonesia, sehingga harus ditata dengan baik agar menjadi bagus. "Jakarta itu seharusnya menampilkan apa yang paling bagus dari Indonesia secara umum. Namun ada permasalahan terkait perumahan di Jakarta yaitu pembiayaan," ujarnya.
Pembiayaan untuk perumahan di Jakarta, jelas Andri, ada dua cara. Pertama, FLPP bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di mana suku bunganya terjangkau dan tenor hingga 20 tahun yang disalurkan lewat BTN (Bank Tabungan Negara) dan Bank lainnya.
"Perumahan ini menjadi isu strategis bagi Jakarta yang ingin menjadi kota Global. Pemerintah harus mampu memberikan solusi bagi warganya sehingga mereka mempunyai hunian yang layak dan terjangkau," katanya.
Acara Berani Berdaya series ke-3 ini menghadirkan sejumlah narasumber. Antara lain Marsha Chairuddin (warga Kampung Susun Kunir), Andri Hari Rochyanto (Direktur Penyiapan Lahan, Perizinan dan Penghunian Perumahan Perdesaan di Kementerian PKP), Cipta Aditya (Kabid PLH Bapedda DKI Jakarta), dan Sapta Satria Putra (Kepala Subkelompok Peningkatan Kualitas Permukiman Dinas PRKP DKI Jakarta).
Andri Hari Rochyanto menilai Jakarta adalah etalase Indonesia, sehingga harus ditata dengan baik agar menjadi bagus. "Jakarta itu seharusnya menampilkan apa yang paling bagus dari Indonesia secara umum. Namun ada permasalahan terkait perumahan di Jakarta yaitu pembiayaan," ujarnya.
Pembiayaan untuk perumahan di Jakarta, jelas Andri, ada dua cara. Pertama, FLPP bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di mana suku bunganya terjangkau dan tenor hingga 20 tahun yang disalurkan lewat BTN (Bank Tabungan Negara) dan Bank lainnya.
Lihat Juga :