Kepala LAN Sebut Program RPL Percepat Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi ASN
Kamis, 04 Desember 2025 - 16:58 WIB
“Program RPL ini dinilai mampu mempercepat peningkatan kapasitas ASN tanpa mengurangi kualitas maupun standar kompetensi. Melalui sistem pengakuan yang lebih terbuka dan efisien, RPL menjadi bagian dari reformasi pengembangan ASN yang lebih responsif terhadap kebutuhan birokrasi modern dan tantangan zaman,” ujarnya.
Program ini merupakan kebijakan pengembangan kompetensi yang menempatkan prinsip pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) sebagai fondasi utama melalui pengakuan terhadap pengalaman, karya dan kontribusi nyata ASN tanpa melalui pelatihan formal sebagaimana mekanisme umum, melainkan melalui asesmen reflektif berbasis kompetensi manajerial dan bukti implementasi kinerja yang terukur.
“RPL ini menjadi komitmen LAN untuk merombak strategi pengembangan kompetensi yang bersifat konvensional dan berbasis compliance menjadi pengembangan kompetensi berbasis pada kebutuhan organisasi dan pegawai atau need driven. Harapannya pengembangan kompetensi kedepannya dapat menjadi learning solution yang adaptif untuk memecahkan berbagai permasalahan pemerintah,” tandasnya.
Baca juga: Said Didu Soal Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera: Itu Serakahnomics, Hutan Lindung pun Diembat
Taufiq menambahkan, RPL juga mengedepankan pendekatan sosial dan experiential learning, memberikan peluang lebih inklusif bagi ASN untuk mengembangkan kapasitas sesuai pengalaman lapangan. Mekanisme ini dianggap sebagai bentuk keadilan pembelajaran karena mengakui bahwa kepemimpinan tidak hanya tumbuh dari pendidikan di kelas, tetapi juga dari proses memecahkan masalah nyata dan memimpin perubahan di lingkungan kerja.
Program ini merupakan kebijakan pengembangan kompetensi yang menempatkan prinsip pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) sebagai fondasi utama melalui pengakuan terhadap pengalaman, karya dan kontribusi nyata ASN tanpa melalui pelatihan formal sebagaimana mekanisme umum, melainkan melalui asesmen reflektif berbasis kompetensi manajerial dan bukti implementasi kinerja yang terukur.
“RPL ini menjadi komitmen LAN untuk merombak strategi pengembangan kompetensi yang bersifat konvensional dan berbasis compliance menjadi pengembangan kompetensi berbasis pada kebutuhan organisasi dan pegawai atau need driven. Harapannya pengembangan kompetensi kedepannya dapat menjadi learning solution yang adaptif untuk memecahkan berbagai permasalahan pemerintah,” tandasnya.
Baca juga: Said Didu Soal Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera: Itu Serakahnomics, Hutan Lindung pun Diembat
Taufiq menambahkan, RPL juga mengedepankan pendekatan sosial dan experiential learning, memberikan peluang lebih inklusif bagi ASN untuk mengembangkan kapasitas sesuai pengalaman lapangan. Mekanisme ini dianggap sebagai bentuk keadilan pembelajaran karena mengakui bahwa kepemimpinan tidak hanya tumbuh dari pendidikan di kelas, tetapi juga dari proses memecahkan masalah nyata dan memimpin perubahan di lingkungan kerja.
Lihat Juga :