PDIP Dukung Pemerintah Tetap Melaksanakan Pilkada 9 Desember

Minggu, 13 September 2020 - 19:26 WIB
"Jumlah kampanye nanti dibatasi. Sehingga tak boleh nanti kampanye massal. 50 orang itu boleh, misalnya. Metode kampanye akan kita sesuaikan. Door to door itu menjadi opsi, kampanye virtual itu menjadi opsi, penggunaan handphone sebagai alat perjuangan untuk mensosialisasikan calon itu menjadi metode pendekatan," beber Hasto.

(Baca: Data Nomor Ponsel Siswa untuk Bantuan Internet Diduga Dimanfaatkan Cakada)

Dilanjutkan Hasto, beberapa negara lain juga berhasil melaksanakan ajang pemilu seperti di Korea Selatan dan Sri Lanka.

"Sri Lanka saja berhasil di dalam menjalankan itu. Jadi maksud saya, mari kita penuhi ketentuan protokol pencegahan covid tersebut. Dan pilkada ini justru menjadi ujian bagi kita terhadap kemampuan kita membangun disiplin total, disiplin menyeluruh," pungkas Hasto.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!