FSGI: Organisasi Guru Potensial Digerakkan untuk Kampanye Pilkada
Minggu, 13 September 2020 - 18:51 WIB
Pilkada tahun ini akan digelar di 270 daerah dan hari pemungutannya pada 9 Desember 2020. FSGI mengungkapkan di beberapa daerah jabatan kepala dinas pendidikan kerap diduduki oleh pengurus profesi guru.
“Guru dan pejabat pemerintah lainnya memegang posisi, wewenang dan pengaruh strategis. Hal tersebut membuat mereka potensial digerakan untuk berpartisipasi dalam kampanye yang menguntungkan salah satu calon,” tutur Heru.
(Baca: 243 Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Dinilai Ceroboh dan Memalukan)
Partisipasi itu, misalnya, menjadi tim kampanye baik secara langsung maupun tidak. Ada pula yang menggunakan kewenangannya untuk mendukung calon tertentu.
“Hal tersebut disebabkan adanya akses yang memungkinkan calon bersangkutan menggunakan pengaruhnya untuk mengganggu netralitas guru dan pejabat pemerintah lainnya,” pungkasnya.
“Guru dan pejabat pemerintah lainnya memegang posisi, wewenang dan pengaruh strategis. Hal tersebut membuat mereka potensial digerakan untuk berpartisipasi dalam kampanye yang menguntungkan salah satu calon,” tutur Heru.
(Baca: 243 Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Dinilai Ceroboh dan Memalukan)
Partisipasi itu, misalnya, menjadi tim kampanye baik secara langsung maupun tidak. Ada pula yang menggunakan kewenangannya untuk mendukung calon tertentu.
“Hal tersebut disebabkan adanya akses yang memungkinkan calon bersangkutan menggunakan pengaruhnya untuk mengganggu netralitas guru dan pejabat pemerintah lainnya,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :