MA Putuskan Tiga Terdakwa Korporasi Kasus CPO Terbukti Korupsi

Jum'at, 26 September 2025 - 06:04 WIB
Hakim juga memerintah para terdakwa membayar uang pengganti kepada masing-masing terdakwa. Dalam amar itu, masing-masing terdakwa korporasi memiliki rinciannya masing-masing.

Rinciannya Putusan:

Perkara 8431/K/Pidsus/2025 (Permata Hijau Group)



Terdakwa: Permata Hijau Group (Nagamas Palmoil) Lestari; PT Pelita Agung Agri Industri; PT Nubika Jaya, PT Permata Hijau Palm Oli; dan PT Permata Hijau Sawit.

Hukuman Uang pengganti: berupa keuntungan yang tidak sah sebesar Rp 124,4 miliar, kerugian keuangan negara Rp 186,4 miliar, kerugian sektor usaha dan rumah tangga Rp 626,7 miliar.

Sehingga seluruhnya sejumlah Rp 937,55 miliar

Perkara 8432/K/Pidsus/2025 (Wilmar Group)



Terdakwa: PT Multimas Nabati Asahan; PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Hukuman uang pengganti: berupa keuntungan yang tidak sah sebesar Rp 1,69 triliun, kerugian keuangan negara Rp 1,65 triliun, kerugian sektor usaha dan rumah tangga Rp 8,52 triliun.

Sehingga totalnya sebesar Rp 11,88 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!