Persatuan Muda Summit, Partai Perindo Beri Ruang Inklusif untuk Pemuda hingga Disabilitas Adu Gagasan demi Rakyat Indonesia Naik Kelas

Selasa, 23 September 2025 - 22:44 WIB
"Persatuan Muda Summit adalah bukti komitmen Partai Perindo untuk membuka pintu politik bagi generasi muda. Kami ingin orang muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat langsung dalam diskursus politik—mulai dari menyampaikan aspirasi, mengawal kebijakan, hingga menjadi pemimpin yang membawa perubahan nyata," kata Manik.

Ajang ini kian meneguhkan peran partai yang dikenal sebagai Partai Kita sebagai partai modern yang berpijak pada kerja nyata, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat. Forum ini menjadi wadah bagi pemuda, perempuan, pelaku UMKM, pekerja kreatif, komunitas disabilitas, hingga kelas menengah untuk ikut merumuskan arah politik praktis yang relevan dengan kebutuhan rakyat.

Melalui kolaborasi Local Heroes, Local Leaders, dan Influencer, Persatuan Muda Summit menegaskan politik generasi muda bukan hanya soal menggunakan hak pilih, tetapi juga keterlibatan aktif dalam menyuarakan gagasan, membuat kebijakan, dan menggerakkan perubahan.

Sederet narasumber lintas sektor juga akan hadir membagikan perspektif dan pengalamannya dalam Persatuan Muda Summit 2025. Di antaranya Angela Tanoesoedibjo (Ketua Umum DPP Partai Perindo), Manik Marganamahendra (Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo), Gardian Muhamad (Ketua Panitia Rakernas 2025), Cania Citta (Co-Founder Malaka Project), Buzzer from Based(less) Indonesian Show, dan Aji Soewandhi (Founder J’ametté Perfume).

Berikutnya, hadir Firda Riwu Kore (Inisiator Kreasi Kita), Anjas Pramono (aktivis penyandang disabilitas), Viera Lovienta (praktisi humas & Puteri Indonesia Sumatera Barat 2022), Feri Amsari (pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas), dan Irma Khairani (Puan Menulis), Marthella Sirait (CEO & Founder KONEKIN).

Turut berbagi gagasan yakni Rudi Reynal Sulaiman (CEO Gerakan Mengajar Desa), Ni Made Shellasih (Program Manager IYCTC), Dea Salsabila Defri (Secretary General of IYD), dan Efraim Leonard (Koordinator Kenapa Harus Peduli).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!