Mantan Pimpinan KPK Lihat Penegak Hukum Cocok Disebut Law Entertainment Agency

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:53 WIB
“Makanya begini, penegakan hukum di Indonesia ini susah. Bagi penyelidiknya susah karena kebanyakan omong jadi penjahat-penjahatnya sudah bakar-bakar bukti kan,” kata dia.

Maka itu, menurut dia, hal tersebut merugikan orang-orang yang tidak bersalah. “Artinya gini, mereka (penegak hukum, red) melakukan yang salah dan merusak kerusakannya itu merugikan dia sendiri juga merugikan orang yang tidak bersalah,” ucapnya.

Dia pun menyarankan penegak hukum di Indonesia belajar dari cara kerja penegak hukum di negara lain dan bagaimana cara berbicara ke media massa.

Dia mengaku sudah melihat cara kerja penegak hukum di Singapura, Hongkong, Inggris, Australia, hingga Amerika Serikat. “Artinya gini, selama investigation enggak ngomong ke media, kecuali untuk yang signifikan ya. Misalnya ada yang ditangkap. Ya, ngomong ditangkap, tapi detail ceritanya enggak diomongin,” tuturnya

“Repotnya gini. Kalau terlalu banyak ngomong ke media itu penegak hukum ini terus yang tadinya adalah law enforcement agency berubah menjadi law entertainment agency, salah kan? Jadi, yang bukan barang bukti dipamerkan, gitu kan,” sindirnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!