Pakar Ungkap 3 Alasan Bank Wajib Buka Rekening Koran Kasus TPPU
Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:02 WIB
Pakar Hukum TPPU Pahrur Dalimunthe mengatakan bank diwajibkan undang-undang untuk membuka rekening koran dalam kasus TPPU. Foto/SindoNews
JAKARTA - Pakar Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU ) Pahrur Dalimunthe mengatakan bank diwajibkan undang-undang untuk membuka rekening koran dalam kasus TPPU. Hal itu disebutnya merupakan prosedur standar untuk membuktikan aliran dana hasil kejahatan.
Hal tersebut dikatakan Pahrur mengomentari kasus TPPU yang melibatkan Nikita Mirzani. Nikita bersama asisten sekaligus sahabatnya, Ismail Marzuki alias Mail, diduga melanggar Pasal 27B ayat (2) UU ITE, Pasal 368 KUHP, serta Pasal 3, 4, dan 5 UU TPPU.
"Dalam kasus TPPU, penyidik, penuntut, dan majelis hakim berhak meminta bank untuk membuka data transaksi keuangan. Jika diminta, bank harus memenuhinya. Protes mengenai kerahasiaan data pribadi dan perbankan menjadi tidak relevan karena UU TPPU memberikan kekhususan dan kekebalan hukum pada Bank," kata Pahrur saat dihubungi, Senin (18/8/2025).
Baca juga: Kasus TPPU Duta Palma, Kejagung Proses Red Notice Cheryl Darmadi
Hal tersebut dikatakan Pahrur mengomentari kasus TPPU yang melibatkan Nikita Mirzani. Nikita bersama asisten sekaligus sahabatnya, Ismail Marzuki alias Mail, diduga melanggar Pasal 27B ayat (2) UU ITE, Pasal 368 KUHP, serta Pasal 3, 4, dan 5 UU TPPU.
"Dalam kasus TPPU, penyidik, penuntut, dan majelis hakim berhak meminta bank untuk membuka data transaksi keuangan. Jika diminta, bank harus memenuhinya. Protes mengenai kerahasiaan data pribadi dan perbankan menjadi tidak relevan karena UU TPPU memberikan kekhususan dan kekebalan hukum pada Bank," kata Pahrur saat dihubungi, Senin (18/8/2025).
Baca juga: Kasus TPPU Duta Palma, Kejagung Proses Red Notice Cheryl Darmadi
Lihat Juga :