Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Anis Hidayah: Lebih Ramah terhadap HAM

Minggu, 29 Juni 2025 - 22:34 WIB
Ia menyoroti kondisi pada Pemilu 2019 dan 2024, yakni penggunaan lima surat suara menyebabkan tingginya angka kecelakaan kerja, termasuk petugas yang meninggal dunia maupun jatuh sakit. Proses pemungutan dan penghitungan suara yang berlangsung hingga pagi hari membuat petugas bekerja melebihi batas kewajaran.

"Kondisi ini diperburuk dengan tingginya tekanan psikis dari pendukung capres atau partai politik dan kekhawatiran terhadap kesalahan teknis yang mungkin terjadi pada pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS," jelasnya.

Dengan pemisahan pemilu seperti yang diputuskan MK, Anis menyebut hal ini akan mendukung pemenuhan hak atas pekerjaan yang layak, serta memberi waktu istirahat yang lebih panjang bagi petugas.

"Putusan Mahkamah Konstitusi secara signifikan akan mengurangi beban kerja petugas pemilu, memotong waktu kerja menjadi lebih pendek, serta memungkinkan waktu beristirahat yang lebih panjang," lanjutnya.

Dari sisi pemilih, pembagian Pemilu Nasional dan Lokal juga diyakini akan meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat. Anis menilai pemilu sebelumnya terlalu terfokus pada isu pilpres, membuat isu legislatif dan lokal tenggelam.

"Pemilu 2019 dan 2024 dengan 5 (lima) surat suara sangat membingungkan bagi pemilih, sebab semua isu terfokus pada pilpres. Isu pileg senyap, dan bahkan isu-isu lokal nyaris tidak mendapat tempat," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!