Dubes Iran Mohammad Boroujerdi: Kami Tidak Mengenal Negara yang Bernama Israel

Selasa, 17 Juni 2025 - 18:06 WIB
"Ini sangat mudah dan sangat sederhana, ketika tidak ada serangan, maka berakhirlah persoalan ini, kami tidak menyerang, tapi kami sedang beladiri. Apabila penyerangan tidak ada, maka beladiri sudah tidak ada lagi," tuturnya.

Sekadar informasi, konflik kedua negara memicu eskalasi ketegangan yang semakin memanas sejak serangan udara besar-besaran Israel ke Iran pada 13 Juni 2025. Israel diketahui mengerahkan sekitar 200 jet tempur yang menargetkan lebih dari 100 lokasi strategis di Iran, termasuk fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan markas militer.

Serangan ini menewaskan sejumlah pejabat tinggi militer Iran dan ilmuwan nuklir, serta menghantam area permukiman di Teheran. Lalu, pada 16 Juni 2025, Iran membalas dengan meluncurkan lebih dari 270 rudal dan pesawat nirawak ke wilayah Israel, termasuk kota-kota utama seperti Tel Aviv, Haifa, dan Bat Yam. Puluhan rudal berhasil menembus pertahanan udara Israel, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!