9 Tokoh Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP, Ada Jokowi dan Anies

Minggu, 01 Juni 2025 - 12:33 WIB
Anies sempat dikabarkan akan diusung kembali sebagai Cagub Jakarta 2024, termasuk oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, beberapa hari jelang pendaftaran ternyata PDIP mengusung Pramono Anung-Rano Karno. Nama suami Fery Farhati ini kemudian santer disebut akan dicalonkan oleh PDIP sebagai Cagub Jawa Barat. Namun, Anies menolaknya.

4. Dudung Abdurachman

Dudung Abdurachman merupakan seorang purnawirawan TNI. Jabatan tertinggi di dunia militer yaitu sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada tanggal 17 November 2021 sampai 17 November 2023.

Baca Juga: Jenderal Purn Dudung Ogah Maju Jadi Caketum PPP, Usman M Tokan: Hal Biasa

Dudung merupakan lulusan Akademi Militer 1988 B dari kesatuan Infanteri. Sebelum menjabat sebagai KSAD, dia menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Dudung juga pernah menjadi Pangdam Jaya pada 27 Juli 2020 – 25 Mei 2021. Pria kelahiran Bandung, 19 November 1965 yang terakhir menyandang pangkat Jenderal TNI ini kini menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional/Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

Nama Dudung masuk dalam bursa calon ketua umum PPP. Namun, Dudung telah menyatakan ketidaksiapannya terjun ke politik sebagai calon ketua umum PPP. "Saya tidak (maju sebagai caketum PPP). Ya Saya belum berminat politik, hehehe," kata Dudung saat ditemui di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (29/5/2029).

5. Joko Widodo

Joko Widodo (Jokowi) lahir di Solo, 21 Juni 1961. Jokowi merupakan Presiden ke-7 RI sejak 2014-2024.

Sebelum menjadi presiden, Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo. Meski tidak lagi menjadi presiden, mantan kader PDIP tetap eksis di perpolitikan nasional. Ayah Gibran Rakabuming Raka ini disebut layak memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PPP.

Baca Juga: Ikrar Nusa Bhakti Prediksi PPP Tenggelam jika Dipimpin Jokowi

Ketua Mahkamah Partai PPP Ade Irfan Pulungan mengatakan, usulan Jokowi menjadi ketua umum didasari atas kepentingan politik PPP untuk Pemilu 2029. Salah satu tujuannya, bisa membawa kembali PPP mendapat kursi di DPR RI. "Minimal itu targetnya adalah masuk kembali di Senayan," ucap Ade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!