9 Tokoh Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP, Ada Jokowi dan Anies

Minggu, 01 Juni 2025 - 12:33 WIB
Sedikitnya sembilan tokoh masuk bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dari kesembilan tokoh itu, ada Jokowi dan Anies. Foto/Istimewa
JAKARTA - Sedikitnya sembilan tokoh masuk bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ). Kesembilan tokoh itu berasal dari kader internal dan orang luar partai berlambang Ka'bah.

Muktamar X PPP dikabarkan berlangsung pada September 2025. Meski berlangsung empat bulan lagi, beberapa nama calon ketua umum PPP sudah dimunculkan para kader PPP dari berbagai tingkatan. Nama-nama tersebut memang belum resmi diusung karena muktamar belum berlangsung.



Sedikitnya sembilan tokoh masuk bursa calon ketua umum PPP. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti kader internal dan luar parpol. Siapa saja? Berikut ini profil singkatnya.

9 Tokoh Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP

1. Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 27 April 1968). Saat ini, Amran menjabat Menteri Pertanian di Kabinet Merah Putih.

Posisi Mentan juga diembannya saat masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pada 2014-2019. Di akhir periode kedua pemerintahan Jokowi, tepatnya pada Oktober 2023, politikus berlatar belakang pengusaha ini kembali ke posisi Mentan, kemudian dipertahankan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabinet Merah Putih.

2. Agus Suparmanto

Agus Suparmanto lahir di Jakarta, 23 Desember 1965. Dia adalah Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Maju pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, tepatnya sejak tanggal 23 Oktober 2019 hingga 22 Desember 2020.

Agus Suparmanto disodorkan sebagai menteri oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Posisinya sebagai Mendag kemudian diisi oleh Muhammad Lutfi Lutfi.

3. Anies Baswedan

Anies Rasyid Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969). Akademisi, aktivis, dan politikus ini Nama Anies masuk dalam perbincangan positif kader PPP Jakarta.

Pada 2017–2022, Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pada Pilpres 2024, Anies diusung menjadi calon presiden (capres) oleh Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa. Berpasangan dengan Abdul Muhaimin Iskandar, Anies gagal menjadi presiden setelah kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!