APVI Ungkap Hasil Penelitian BRIN Produk Tembakau Alternatif Berisiko Rendah
Kamis, 29 Mei 2025 - 10:07 WIB
"Kami ingin memastikan hasil riset bisa menjadi referensi konkret dalam merumuskan regulasi yang proporsional, demi melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan," ujarnya.
Budiyanto juga mengutip studi internasional yang dipublikasikan pada Januari 2025 bertajuk "Electronic cigarettes and subsequent cigarettes smoking in young people: A systematic review". Studi ini menganalisis 123 penelitian dengan sekitar 4 juta peserta di bawah usia 29 tahun di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa Barat. Studi ini menyimpulkan bahwa rokok elektronik tidak mendorong kebiasaan merokok, bahkan sebaliknya, membantu menurunkan angka perokok muda.
Penurunan kebiasaan merokok di kalangan remaja AS juga tercermin dalam data CDC. Persentase siswa sekolah menengah yang melaporkan merokok dalam 30 hari terakhir menurun tajam dari 15,8% pada 2011 menjadi hanya 1,7% pada 2024.
Budiyanto juga mengutip studi internasional yang dipublikasikan pada Januari 2025 bertajuk "Electronic cigarettes and subsequent cigarettes smoking in young people: A systematic review". Studi ini menganalisis 123 penelitian dengan sekitar 4 juta peserta di bawah usia 29 tahun di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa Barat. Studi ini menyimpulkan bahwa rokok elektronik tidak mendorong kebiasaan merokok, bahkan sebaliknya, membantu menurunkan angka perokok muda.
Penurunan kebiasaan merokok di kalangan remaja AS juga tercermin dalam data CDC. Persentase siswa sekolah menengah yang melaporkan merokok dalam 30 hari terakhir menurun tajam dari 15,8% pada 2011 menjadi hanya 1,7% pada 2024.
(abd)
Lihat Juga :