BP Taskin Gandeng Perusahaan China Latih Anak Muda Miskin Jadi Tenaga Siap Kerja

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:15 WIB
CEO Beijing Explore, Star Nie, menyampaikan antusiasmenya terhadap kerja sama ini. Menurutnya, perhatian Presiden Prabowo terhadap pendidikan menjadi salah satu alasan utama pihaknya tertarik menanamkan programnya di Indonesia. "Kami melihat potensi besar dari anak-anak muda Indonesia. Kami ingin bantu mereka berkembang dan bekerja di sektor yang menjanjikan," katanya.

Star Nie mengungkapkan bahwa program serupa telah dijalankan di enam negara Asia Tenggara, termasuk Filipina, dengan sejumlah lulusan yang kini telah bekerja di luar negeri seperti Timur Tengah dan mengalami peningkatan pendapatan signifikan.

Meski baru sebatas MoU, implementasi kerja sama akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Sosial. Program ini juga menyasar keluarga miskin yang sudah keluar dari bantuan sosial seperti PKH agar dapat lebih mandiri melalui pelatihan kerja.

Untuk tahap awal, BP Taskin telah menjalin koordinasi dengan sejumlah pemerintah daerah, seperti Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, dan Brebes guna mengidentifikasi calon peserta pelatihan dari kelompok masyarakat kurang mampu.

Terkait kekhawatiran terhadap tenaga kerja asing, Budiman menekankan bahwa BP Taskin hanya bertugas menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap kerja sesuai kebutuhan industri. "Soal penggunaan tenaga kerja, itu tergantung kebijakan perusahaan. Tugas kami adalah memastikan SDM lokal siap dan kompeten," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!