Konferensi Aktivis Palestina Asia Pasifik, KPIPA: Kebangkitan Perjuangan Bela Palestina

Minggu, 25 Mei 2025 - 18:25 WIB
"Kejahatan kemanusiaan dan genosida Israel yang dipertontonkan di dunia mencabik-cabik kemanusiaan kita. Air mata sudah kering karena ketidakberdayaan kita menghentikan genosida di Gaza. Demi Allah, jika kita melihat penindasan terhadap rakyat sipil Gaza, kita tidak akan percaya bahwa rakyat Gaza dapat menanggung semua kengerian ini dan tetap hidup," ujar Nurjanah.

Karena itu, tokoh perempuan yang sudah puluhan tahun berjuang membela Palestina ini menyerukan seluruh masyarakat dunia untuk berkontribusi atas nama kemanusiaan, menghentikan genosida dan agresi di Gaza dengan apa saja yang dimiliki. Yang memiliki jabatan dan kekuasaan berjuang dengan jabatan dan kekuasaannya. Demikian pula yang memiliki bisnis, network, maupun media.

Tokoh internasional perempuan pembela Palestina Nurjanah Hulwani yang merupakan Presiden Global Women’s Coalition for Quds and Palestine (GWCQP), Rabab Awad dari Turki, Dr Shazra Ibrahim dari Maldives, Dr Fauziah Mohammad Hasan dari Malaysia, dan Assisten Prof. Soliha Hayeesamaee dari Thailand menjadi pembicara dalam talkshow berjudul ‘Kejahatan Kemanusiaan: Genosida Gaza’.

Dalam kesempatan pembukaan konferensi ini, hadir tokoh dan pejabat Indonesia di antaranya Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Anggota DPR Fraksi PDIP Sarifah Ainun Jariyah, Staf Ahli Menlu RI Bidang Sosial, Budaya dan PMILN, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, Ketua ASPAC Oke Setiadi, dan Ketua Pemuda dan Olahraga Global Coalition for Al-Quds and Palestine (GCQP).

Pemilihan tempat konferensi yang dekat dengan museum KAA bertujuan mengingat peristiwa bersejarah Konferensi Asia Afrika 70 tahun lalu saat Indonesia menjadi tuan rumah untuk menyatukan negara-negara Asia Afrika dan membantu negara-negara yang belum merdeka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!