TNI Lahir dari Rahim Rakyat, Jadikan Pilar Persatuan dan Pembangunan Bangsa

Jum'at, 18 April 2025 - 21:06 WIB
Para pendiri TNI berasal dari berbagai profesi, termasuk para pendidik. Sosok seperti Jenderal Sudirman dan Jenderal AH Nasution memiliki latar belakang sebagai guru yang sangat memengaruhi karakter dan arah kebijakan militer Indonesia.

"Jenderal Sudirman adalah guru di HIS Muhammadiyah Cilacap, sedangkan AH Nasution adalah lulusan Sekolah Guru Bandung dan pernah mengajar di Bengkulu dan Palembang. Jiwa pendidik mereka membentuk filosofi keteladanan dalam militer. Sudirman meletakkan dasar moral ketentaraan, sementara Nasution menggagas konsep jalan tengah agar TNI tetap berperan dalam pembangunan tanpa mencampuri urusan politik secara langsung," ungkapnya.

Haris juga menyoroti perjalanan sejarah TNI yang sejak awal tidak dibentuk sebagai tentara profesional melainkan sebagai tentara pejuang.

"Jika kita ukur dengan standar tentara profesional, Indonesia sebenarnya tidak punya tentara dalam pengertian itu. Di awal kemerdekaan, TNI bahkan tak digaji negara, mereka harus membeli seragam sendiri dan mencari senjata dari pasar gelap. Salah satu sumber pendanaan perjuangan saat itu adalah perdagangan candu yang dilegalkan pemerintah untuk kebutuhan revolusi," katanya.

Meski memiliki struktur komando yang kuat, TNI tidak pernah melakukan kudeta meskipun menghadapi turbulensi politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!