Amien Rais: Pak Jokowi, Bersihkan Istana dari Elemen yang Merusak Kehidupan Bangsa Indonesia
Sabtu, 05 September 2020 - 21:24 WIB
Sebelumnya, Amien juga mengatakan Jokowi masih punya kartu kuat untuk melakukan terobosan politik yang radikal demi masa depan Indonesia yang kini cukup suram. "Rumusnya sederhana. Bangsa Indonesia jangan dibelah, tetapi satu padukan. Jangan Anda teruskan proses pembelahan bangsa yang sangat berbahaya. Hentikan politik Anda selama ini yang membuat dua kelompok besar yakni Islam dan nasionalis-sekularis menjadi saling mengeluarkan, saling berhadapan yaitu mutually exclusive. Sebaliknya, sebagai presiden kalau masih ingin maju terus sampai selesai dengan husnulkhatimah sampai 2024, mulai upayakan proses saling mendekatkan di antara dua kubu sehingga dapat menuju persatuan yang bersifat saling merangkul secara ikhlas demi kelangsungan Bangsa dan negara Indonesia. Dus, mutually inclusive."
Amien pun mengingatkan, seruan 'Allahu Akbar' yang dikumandangkan umat Islam setiap kali umat Islam mengadakan rapat akbar atau pertemuan-pertemuan massa jangan dicurigai dengan berbagai kecurigaan yang aneh-aneh.
(Baca juga: Loyalis Amien Rais Sebut Banyak yang Ingin Gabung PAN Reformasi ).
Menurut Amien Rais, bangsa Indonesia dari Merauke sampai Sabang, dari Pacitan sampai Kalimantan setiap hari mendengarkan seruan 'Allahu Akbar', puluhan kali, dari azan dan ikamah yang dikumandangkan dari seluruh masjid dan musala. Allahu Akbar itu berintikan hanya Allah yang Maha Besar dan berisikan ajaran kemerdekaan dan kebebasan.
"Allahu Akbar memerintahkan umat beriman untuk tidak pernah tunduk pada penjajahan sampai kapan pun, sementara pekik kemerdekaan 'Merdeka' yang dikumandangkan oleh bangsa Indonesia adalah seruan yang paralel sepenuhnya dengan isi seruan takbir. Karena itulah, ketika saya berada di tengah-tengah massa umat Islam, di tengah para kiai, habaib, dan ustaz, saya selalu mengingatkan 'jangan sampai lupa setelah menyerukan takbir langsung diikuti dengan pekik kemerdekaan'," jelas pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Amien pun mengingatkan, seruan 'Allahu Akbar' yang dikumandangkan umat Islam setiap kali umat Islam mengadakan rapat akbar atau pertemuan-pertemuan massa jangan dicurigai dengan berbagai kecurigaan yang aneh-aneh.
(Baca juga: Loyalis Amien Rais Sebut Banyak yang Ingin Gabung PAN Reformasi ).
Menurut Amien Rais, bangsa Indonesia dari Merauke sampai Sabang, dari Pacitan sampai Kalimantan setiap hari mendengarkan seruan 'Allahu Akbar', puluhan kali, dari azan dan ikamah yang dikumandangkan dari seluruh masjid dan musala. Allahu Akbar itu berintikan hanya Allah yang Maha Besar dan berisikan ajaran kemerdekaan dan kebebasan.
"Allahu Akbar memerintahkan umat beriman untuk tidak pernah tunduk pada penjajahan sampai kapan pun, sementara pekik kemerdekaan 'Merdeka' yang dikumandangkan oleh bangsa Indonesia adalah seruan yang paralel sepenuhnya dengan isi seruan takbir. Karena itulah, ketika saya berada di tengah-tengah massa umat Islam, di tengah para kiai, habaib, dan ustaz, saya selalu mengingatkan 'jangan sampai lupa setelah menyerukan takbir langsung diikuti dengan pekik kemerdekaan'," jelas pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
(zik)
Lihat Juga :