7 Fakta Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Pecat Pegawai via WA hingga Kabur saat Didemo
Senin, 20 Januari 2025 - 17:50 WIB
Dia menilai tindakan ini tidak memiliki dasar hukum kuat dan melanggar etika profesional. Pemecatan tersebut diduga terkait masalah pemasangan jaringan Wi-Fi di rumah dinas yang dianggap tidak selesai tepat waktu.
“Beliau membentak saya di depan staf dan anak-anak magang. Rasanya sangat tidak etis dan melukai harga diri,” ungkapnya.
Hal ini memunculkan kesan bahwa gaya kepemimpinan Satryo sering dianggap otoriter oleh bawahannya.
Dalam aksi tersebut, mobil dinas RI 25 yang ditumpangi Satryo terlihat meninggalkan gedung. Massa yang membawa spanduk bertuliskan “Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!” mencoba menghadang mobil tersebut. Namun, Satryo tetap meninggalkan lokasi.
2. Perlakuan Kasar Terhadap Pegawai
Selain kasus pemecatan, beberapa pegawai menyatakan sering mendapatkan perlakuan kasar dari Satryo. Neni juga mengaku pernah dimarahi secara langsung oleh Satryo di depan staf lain.“Beliau membentak saya di depan staf dan anak-anak magang. Rasanya sangat tidak etis dan melukai harga diri,” ungkapnya.
Hal ini memunculkan kesan bahwa gaya kepemimpinan Satryo sering dianggap otoriter oleh bawahannya.
3. Kabur saat Dihadang Demonstrasi Pegawai
Satryo sempat menjadi perhatian ketika ratusan pegawai Kemendikti Saintek menggelar unjuk rasa damai di depan kantor kementerian. Para pegawai menuntut keadilan atas tindakan semena-mena yang dilakukan Satryo.Dalam aksi tersebut, mobil dinas RI 25 yang ditumpangi Satryo terlihat meninggalkan gedung. Massa yang membawa spanduk bertuliskan “Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!” mencoba menghadang mobil tersebut. Namun, Satryo tetap meninggalkan lokasi.
4. Presiden Prabowo Diminta Mengevaluasi Satryo
Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek Suwitno menuturkan aksi protes bertujuan meminta Presiden Prabowo mengevaluasi posisi Satryo sebagai menteri. “Kami berharap Presiden mempertimbangkan ulang penunjukan beliau sebagai menteri. Seorang pemimpin seharusnya menjadi teladan, terutama di bidang pendidikan tinggi,” katanya.Lihat Juga :