Yasonna dan Hasto Kooperatif, Jubir PDIP: Kenapa KPK Lakukan Pencekalan, Apa Tujuannya?
Sabtu, 28 Desember 2024 - 08:07 WIB
Juru Bicara PDIP Mohamad Guntur Romli mempertanyakan dasar pencekalan KPK terhadap dua elite PDIP yakni Yasonna H Laoly dan Hasto Kristiyanto. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara PDIP Mohamad Guntur Romli mempertanyakan dasar pencekalan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dua elite PDIP yakni Yasonna H Laoly dan Hasto Kristiyanto. Apalagi Yasonna masih berstatus saksi.
"Yasonna Laoly dalam kasus ini berstatus saksi, beliau adalah mantan Menkumham, saat ini anggota DPR dan salah satu ketua DPP PDIP," ujar Guntur, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: KPK Cekal Hasto Kristiyanto dan Donny Tri
Menurut dia, Yasonna maupun Hasto masih kooperatif bila dipanggil KPK. Atas dasar itu, Guntur mempertanyakan langkah KPK yang mencekal keduanya.
"Selama ini beliau dan Sekjen PDIP selalu bersifat koperatif dalam urusan hukum dengan KPK, tapi tanpa alasan yang jelas beliau dicekal, apa tujuannya?" kata Guntur.
Dia menilai langkah KPK yang mencekal keduanya menguatkan indikasi kriminalisasi terhadap PDIP. "Pastinya makin kuat dugaan kriminalisasi dan membentuk efek drama politik di media," ucapnya.
"Yasonna Laoly dalam kasus ini berstatus saksi, beliau adalah mantan Menkumham, saat ini anggota DPR dan salah satu ketua DPP PDIP," ujar Guntur, Jumat (27/12/2024).
Baca juga: KPK Cekal Hasto Kristiyanto dan Donny Tri
Menurut dia, Yasonna maupun Hasto masih kooperatif bila dipanggil KPK. Atas dasar itu, Guntur mempertanyakan langkah KPK yang mencekal keduanya.
"Selama ini beliau dan Sekjen PDIP selalu bersifat koperatif dalam urusan hukum dengan KPK, tapi tanpa alasan yang jelas beliau dicekal, apa tujuannya?" kata Guntur.
Dia menilai langkah KPK yang mencekal keduanya menguatkan indikasi kriminalisasi terhadap PDIP. "Pastinya makin kuat dugaan kriminalisasi dan membentuk efek drama politik di media," ucapnya.
Lihat Juga :