Dai Berperan Penting Sadarkan Masyarakat Jauhi Judi Online

Sabtu, 30 November 2024 - 19:11 WIB
Baca Juga: Masalah Hukum Judi Online

Ketua Umum MUI Kiai Anwar Iskandar menekankan agar para dai yang membawa misi kenabian mampu menjadi penggerak kebaikan dengan untaian kata di tengah-tengah masyarakat. Dai standardisasi MUI harus menjadi dai yang mengajak umat pada kebajikan dan mampu mengubah yang buruk menjadi yang baik di jalan Allah dengan cara hikmah, nasihat yang bijak, dan dialog yang konstruktif.

Kiai Anwar melanjutkan, acara wisuda ini telah berkolaborasi antara pengubah kemungkaran dengan kekuasaan yakni Kementerian Komdigi dan pengubah kemungkaran dengan lisannya yakni para dai.

Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan, situs-situs judi yang telah ditutup lebih dari 5,3 juta. Namun, itu saja tak cukup. Menurutnya, perlu dakwah untuk menyadarkan masyarakat agar menjauhi judi. Dia juga mengungkapkan, 5 dari 6 penjudi online itu adalah kaum laki-laki. Karenanya ke depan para dai muda atau tua harus melek digital karena kehidupan ini tak mungkin menghindar dari perangkat digital.

"Mari kita isi ruang-ruang digital dengan kebaikan agar kita punya kesadaran bahwa ruang-ruang itu sangat penting mengubah perilaku masyarakat," ujar Meutya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!