KPK: Sempat Ada Aksi Kejar-kejaran selama 3 Jam saat Tangkap Gubernur Bengkulu Rohidin
Senin, 25 November 2024 - 14:01 WIB
"Kita tungguin di tempat itu, mungkin rekan-rekan kami yang ada di situ yang nunggu sudah terdeteksi, akhirnya keluar melalui jalan pintu yang lain, dan kami baru tahu setelah beberapa kilometer sehingga kita kejar-kejar itu lari ke arah Padang, Bengkulu Utara," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Senin (25/11/2024).
Baca juga: Gubernur Bengkulu Jadi Tersangka Jelang Pencoblosan, KPK Klaim Tak Ada Kepentingan Politik
Asep menjelaskan, aksi kejar-kejaran pun berlangsung hingga tiga jam. Saat itu, Rohidin menggunakan mobil SUV pabrikan Jepang. "Jadi selama 3 jam itu kita saling kejar yang depan ini menggunakan Fortuner warna hitam, kejar terus tapi pada akhirnya bisa kita hentikan," terang Asep.
Asep pun kembali menegaskan pihaknya menangkap Rohidin tidak sedang berkampanye. Menurutnya, penangkapan saat berkampanye juga berpotensi membahayakan pihaknya.
"Jadi tidak saat kampanye, sudah selesai, karena kami juga pastikan akan berhitung, kalau pada saat kampanye kan pasti banyak massanya, seperti itu," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Bengkulu Jadi Tersangka Jelang Pencoblosan, KPK Klaim Tak Ada Kepentingan Politik
Asep menjelaskan, aksi kejar-kejaran pun berlangsung hingga tiga jam. Saat itu, Rohidin menggunakan mobil SUV pabrikan Jepang. "Jadi selama 3 jam itu kita saling kejar yang depan ini menggunakan Fortuner warna hitam, kejar terus tapi pada akhirnya bisa kita hentikan," terang Asep.
Asep pun kembali menegaskan pihaknya menangkap Rohidin tidak sedang berkampanye. Menurutnya, penangkapan saat berkampanye juga berpotensi membahayakan pihaknya.
"Jadi tidak saat kampanye, sudah selesai, karena kami juga pastikan akan berhitung, kalau pada saat kampanye kan pasti banyak massanya, seperti itu," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :