DPA Diingatkan Tak Jadi Gimik Politik dan Ajang Balas Jasa

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:45 WIB
Baca juga: Ini Beda Jumlah Anggota Wantimpres dan Dewan Pertimbangan Agung

Dirinya belum melihat relevansi dari perubahan nomenklatur ini. Karena, jika hanya mengubah nama, maka tugas DPA tak jauh dari tugas-tugas Wantimpres yang ada sekarang ini.

"Karena hanya akan menjadi gimik politik dan ajang balas jasa pada tokoh-tokoh di pemenangan pilpres. DPA akan serupa dengan duta besar, komisioner perusahaan negara, yang selama ini banyak ditempati oleh relawan politik," ungkapnya.

Baca juga: Wantimpres Diubah Menjadi DPA, Jumlah Anggota Diserahkan ke Presiden

Oleh karena itu, Dedi menyarankan agar posisi DPA ini dikaji bersama antara DPR dan pemerintah, termasuk dengan presiden terpilih. "Sehingga mungkin saja bagi presiden terpilih menentukan siapa saja yang akan masuk ke DPA, itu jika DPA dilihat serupa dengan Wantimpres," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!