Berdamai dengan Hati, Mengelola Kesehatan Mental Remaja

Kamis, 04 Juli 2024 - 05:30 WIB
Balik lagi ke judul novel ini yaitu “Rindu Tak Ada Ujung”. Pembaca akan menemukan alasan mengapa Acidalia El Muqiit Kantiana S. Patramijaya (Asel) memberikan judul demikian. Menurut Mahira, rindu untuk memiliki dunia yang damai (tanpa perundungan) tak boleh berakhir.

baca juga: Buku dan Kertas Berlalu

Teruslah merindu. Rindu yang tak ada ujungnya. Rindu yang tak terlihat akhirnya di mana, kapan, atau bagaimana. “Pesan yang mau aku sampaikan ialah teruslah rindu untuk sampai pada dunia yang penuh kedamaian dan kebaikan,” kata Mahira (hal 220).

Mahira yang telah bertambah usia 20 tahun (dari sebelumnya masa SMP), berujar, kerinduan itu tak boleh berujung. Mengapa? Agar setiap hati selalu berjuang untuk menemukan cara melawan egonya. Bagi Mahira, orang yang di-bully harus menciptakan imunnya sendiri untuk bangkit dan menjadi hebat.

“Kelak mereka akan mendidik banyak anak supaya mencintai sesamanya. Hingga pada akhirnya dalam hati mereka pun tumbuh rasa rindu untuk memiliki dunia yang damai.” Penasaran dengan isi novelnya? Yuk, segera baca!

Judul Novel : Rindu Tak Ada Ujung

Penulis : Acidalia El Muqiit Kantiana S. Patramijaya (Asel)

Penerbit : PT Rihand Kreatif Indonesia (@rihandcreative)

Terbit : Cetakan 1, Oktober 2023

Tebal : 228 halaman (14cm x 17 cm)

ISBN : 978‐623-92001-8-3 dan 978‐623-92001-9-0 (pdf/e-book)

(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!