Optimalkan Dana Desa, Kementan dan Kemendes Perkuat Sektor Pertanian
Rabu, 26 Juni 2024 - 16:35 WIB
Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, Indonesia adalah negara agraris karena sebagian besar desa yang ada berpotensi untuk pertanian sekitar 80%. Untuk alokasi anggaran desa itu sebesar 20% dan bisa ditujukan untuk kepentingan pangan.
Baca juga: Mentan Amran: Fenomena Cuaca Aneh Mulai Ganggu Sektor Pertanian
”Hal ini karena desa harus menyediakan pangannya, bukan hanya untuk desa itu sendiri tetapi untuk desa yang lainnya, bahkan untuk di luar kecamatan, di luar kabupaten dan provinsi,” ujarnya pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 19, bertemakan "Pemanfaatan Dana Desa Untuk Sektor Pertanian" di Ruang AOR BPPSDMP.
Dedi mengungkapkan jika desa adalah pusat pembangunan dan program kegiatan karena desa itu adalah pertanian maka program kegiatannya juga tidak akan lepas dari keperluan pertanian. ”Kita harus bangun, dengan melakukan gerakan pembaruan di perdesaan,” ucapnya.
Tentu awalnya untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri, berarti di situ sawah, ladang, dan ternaknya baik ternak unggas maupun ternak sapi dan sebagainya harus digenjot.
"Jadi, kalau kita kerja sama dengan Kementerian Desa (Kemendes), kerja sama dengan Pemerintah Desa, saya yakin efektivitas pembangunan pertanian kita akan semakin kuat", tegasnya kembali.
Baca juga: Mentan Amran: Fenomena Cuaca Aneh Mulai Ganggu Sektor Pertanian
”Hal ini karena desa harus menyediakan pangannya, bukan hanya untuk desa itu sendiri tetapi untuk desa yang lainnya, bahkan untuk di luar kecamatan, di luar kabupaten dan provinsi,” ujarnya pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 19, bertemakan "Pemanfaatan Dana Desa Untuk Sektor Pertanian" di Ruang AOR BPPSDMP.
Dedi mengungkapkan jika desa adalah pusat pembangunan dan program kegiatan karena desa itu adalah pertanian maka program kegiatannya juga tidak akan lepas dari keperluan pertanian. ”Kita harus bangun, dengan melakukan gerakan pembaruan di perdesaan,” ucapnya.
Tentu awalnya untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri, berarti di situ sawah, ladang, dan ternaknya baik ternak unggas maupun ternak sapi dan sebagainya harus digenjot.
"Jadi, kalau kita kerja sama dengan Kementerian Desa (Kemendes), kerja sama dengan Pemerintah Desa, saya yakin efektivitas pembangunan pertanian kita akan semakin kuat", tegasnya kembali.
Lihat Juga :