Riwayat Karier Militer Suryo Prabowo, Jenderal TNI yang Saksikan Merah Putih Berkibar Terakhir di TimTim

Senin, 24 Juni 2024 - 18:22 WIB
Saat pendidikan, Suryo berasal dari kecabangan Infanteri Kopassus. Menariknya, tentara kelahiran Semarang, 15 Juni 1954 ini sukses keluar sebagai lulusan terbaik dan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa serta Tri Sakti Wiratama.

Saat mengikuti pendidikan di Akmil, Suryo juga pernah mengikuti pertukaran taruna dari RMC (Royal Military College) Duntroon, Australia. Ia sempat mengikuti berbagai pendidikan atau kursus spesialisasi, termasuk Nubika (Nuklir Biologi dan Kimia), penjinakan bahan peledak, dan lainnya.

Lulus dari Akmil 1976, Suryo sempat bertugas sebagai Danton 3 Yonzipur 1/DD (1976-1977). Setelahnya, ia beralih menjadi Danton 1 Yonzipur 1/DD (1977-1979), Pasiops Yonzipur (1979-1981), Danki Yonzipur 1/DD (1981-1984) hingga Pasi 2/Ops Yonzipur 1/DD (1984-1986).

Beberapa waktu berselang, Suryo menjadi Danden Zipur 5/Dam XVII/Trikora (1989-1990). Sempat bertugas sebagai Kazi Kopassus (1991-1992) dan Danyon Zipur 10 (1992-1994), ia kemudian mendapat mandat baru untuk dinas di Timor Timur.

Selama bertugas di Timtim, Suryo dipercaya untuk menempati berbagai jabatan berbeda. Di antaranya seperti Kasiops Korem 164/WD Timor Timur, Kasiintel Korem 164/WD Timor Timur, Kasiter Korem 164/WD Timor Timur, Kepala Staf Korem 164/WD Timor Timur hingga Wadanrem 164/WD Timor Timur.

Pada periode 1998-1999, Suryo juga merangkap jabatan sebagai Sekretaris Pribadi Kasum ABRI. Kemudian, ia beralih menjadi Asintel Danpaspampres pada 2000-2001.

Suryo Prabowo pecah bintang satu ketika ditunjuk menjadi Wakil Komandan Paspampres (2001-2003). Setelahnya, ia menjabat sebagai Dirjianbang Doktrin dan Lingstra Sesko TNI (2003-2004) hingga Kasdam III/Siliwangi (2004-2006)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!