Kapolri Minta Penyidik Utamakan Scientific Crime Investigation saat Tangani Perkara

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:50 WIB
Baca juga: Periksa 70 Saksi di Kasus Vina Cirebon, Polri: 18 Orang Beratkan Pegi Setiawan

Sementara untuk contoh yang baik dalam penerapan scientific crime investigation, ada pada kasus pembunuhan Dokter Mawartih di Papua yang berhasil diungkap.

"Dalam pengungkapan kasus pembunuhan dokter Mawartih di Papua, berdasarkan scientific crime investigation, pelaku berhasil diidentifikasi dengan hasil pengujian sampel DNA pada barang bukti," ucapnya.

Untuk itu, Kapolri dalam amanat yang dibacakan Agus, menegaskan kepada seluruh penyidik untuk tidak tergesa-gesa dalam menangani sebuah kasus. Bahkan, kalau perlu libatkan para ahli guna membuat penyidikan menjadi transparan dan ilmiah.

"Hindari pengambilan kesimpulan penanganan perkara secara terburu-buru, sebelum seluruh bukti dan fakta lengkap dikumpulkan yang tentunya melibatkan ahli pada bidangnya," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!