Menlu Retno: Ada Utang yang Belum Kita Bayar Yaitu Kemerdekaan Palestina
Kamis, 06 Juni 2024 - 13:31 WIB
"Kerja sama antara Asia dan Afrika sangat diperlukan untuk menjembatani perbedaan dan membangun masa depan yang damai," tambah Menlu Retno.
Melalui Konferensi Asia Afrika (KAA), para pendiri bangsa telah menanamkan 'benih' kerja sama di antara negara-negara Asia dan Afrika dalam Spirit Bandung. Sekarang 'benih' tersebut telah berkembang menjadi 'pohon'.
Menlu menyampaikan tiga hal untuk menyuburkan 'pohon' kerja sama Asia-Afrika. Pertama, memastikan 'akar' keadilan dan kemanusiaan global. Keadilan dan kemanusiaan saat ini hilang bagi rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.
"Ada satu utang yang belum kita bayar, yaitu kemerdekaan Palestina. Indonesia akan terus lakukan berbagai upaya untuk membantu rakyat Palestina, termasuk melalui Mahkamah Internasional, OKI, dan PBB, serta meningkatkan bantuan kemanusiaan melalui UNWRA," tegas Menlu.
Kedua, meningkatkan "batang" inklusivitas. Tantangan-tantangan global tidak dapat diatasi jika negara-negara besar hanya peduli kepentingan pribadi dan dunia masih terbelah antara Utara dan Selatan. Spirit Bandung dapat memberikan arah untuk kerja sama yang lebih adil dan penguatan multilateralisme.
Melalui Konferensi Asia Afrika (KAA), para pendiri bangsa telah menanamkan 'benih' kerja sama di antara negara-negara Asia dan Afrika dalam Spirit Bandung. Sekarang 'benih' tersebut telah berkembang menjadi 'pohon'.
Menlu menyampaikan tiga hal untuk menyuburkan 'pohon' kerja sama Asia-Afrika. Pertama, memastikan 'akar' keadilan dan kemanusiaan global. Keadilan dan kemanusiaan saat ini hilang bagi rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.
"Ada satu utang yang belum kita bayar, yaitu kemerdekaan Palestina. Indonesia akan terus lakukan berbagai upaya untuk membantu rakyat Palestina, termasuk melalui Mahkamah Internasional, OKI, dan PBB, serta meningkatkan bantuan kemanusiaan melalui UNWRA," tegas Menlu.
Kedua, meningkatkan "batang" inklusivitas. Tantangan-tantangan global tidak dapat diatasi jika negara-negara besar hanya peduli kepentingan pribadi dan dunia masih terbelah antara Utara dan Selatan. Spirit Bandung dapat memberikan arah untuk kerja sama yang lebih adil dan penguatan multilateralisme.
Lihat Juga :