Menjadi Tuan Rumah Kongres Intercolor, Indonesia Tetapkan Tren Warna Dunia
Jum'at, 24 Mei 2024 - 11:57 WIB
Bergabungnya Indonesia ke organisasi Intercolor memiliki dampak positif bagi perkembangan industri kosmetik Indonesia. Melalui MTIC, energi Indonesia dituangkan ke dalam bentuk warna-warni yang akan diusulkan ke Intercolor. Dalam proses penentuan tren warna dunia, tiap negara mengajukan sekitar 3-4 mood board pengembangan ide sebagai tema turunan dari tema besar yang ditentukan Intercolor melalui kongres. Di Mei 2024 ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah kongres Intercolor yang akan diselenggarakan di pulau Dewata, Bali untuk membahas warna Spring/Summer 2026.
Di kongres Intercolor, tiap negara wajib mempresentasikan mood board yang merupakan proposal konsep dan warna untuk 2 tahun mendatang. Tiap negara biasanya mempresentaskan mood board yang memuat narasi, diskripsi, visual dan contoh warna. Semua mood board ini lalu dikategorikan berdasarkan kelompok warna untuk didiskusikan bersama secara berkelompok hingga tercipta suatu konsesus bersama, baik secara visual maupun secara konsepsual. Hasilnya, akan disosialisasikan untuk dipakai sebagai acuan di setiap industri terkait. Tiap negara akan menyesuaikan warna yang ditentukan dengan turunannya.
Pada press conference yang diadakan sebelum Kongres Intercolor berlangsung, Dr. Kilala Tilaar mengungkapkan, “Dengan keterlibatan MTIC pada Intercolor dalam penentuan tren warna, kami berharap bisa menjadi ajang pembuktian diri kepada dunia tentang kekayaan bangsa yang beragam melalui warna-warna yang menginspirasi secara global. Di dalam negeri pun kami akan merangkul organisasi, institusi negara, dan perusahaan kosmetik Indonesia lainnya untuk bisa bersama membangun tren warna berkolaborasi menggali warna Indonesia untuk menjadi inspirasi dunia.” Press conference ini juga turut dihadiri juga oleh Dr (HC) Martha Tilaar, founder Martha Tilaar Group dan Marie-Louise, President Intercolor.
Kongres Intercolor yang dilaksanakan di Bali kali ini diharapkan dapat menghadirkan wawasan dan pengetahuan baru, serta output yang bermanfaat bagi semua member yang bisa membuka peluang dan kesempatan baru untuk berkolaborasi dan berkarya bersama.
Di kongres Intercolor, tiap negara wajib mempresentasikan mood board yang merupakan proposal konsep dan warna untuk 2 tahun mendatang. Tiap negara biasanya mempresentaskan mood board yang memuat narasi, diskripsi, visual dan contoh warna. Semua mood board ini lalu dikategorikan berdasarkan kelompok warna untuk didiskusikan bersama secara berkelompok hingga tercipta suatu konsesus bersama, baik secara visual maupun secara konsepsual. Hasilnya, akan disosialisasikan untuk dipakai sebagai acuan di setiap industri terkait. Tiap negara akan menyesuaikan warna yang ditentukan dengan turunannya.
Pada press conference yang diadakan sebelum Kongres Intercolor berlangsung, Dr. Kilala Tilaar mengungkapkan, “Dengan keterlibatan MTIC pada Intercolor dalam penentuan tren warna, kami berharap bisa menjadi ajang pembuktian diri kepada dunia tentang kekayaan bangsa yang beragam melalui warna-warna yang menginspirasi secara global. Di dalam negeri pun kami akan merangkul organisasi, institusi negara, dan perusahaan kosmetik Indonesia lainnya untuk bisa bersama membangun tren warna berkolaborasi menggali warna Indonesia untuk menjadi inspirasi dunia.” Press conference ini juga turut dihadiri juga oleh Dr (HC) Martha Tilaar, founder Martha Tilaar Group dan Marie-Louise, President Intercolor.
Kongres Intercolor yang dilaksanakan di Bali kali ini diharapkan dapat menghadirkan wawasan dan pengetahuan baru, serta output yang bermanfaat bagi semua member yang bisa membuka peluang dan kesempatan baru untuk berkolaborasi dan berkarya bersama.
(atk)
Lihat Juga :